Apa yang di maksud Asuransi Allrisk?

Asuransi ALL RISK yaitu Jaminan terhadap kerugian dan atau kerusakan pada kendaraan bermotor dan atau kepentingan yang dipertanggungkan yang secara langsung disebabkan oleh kecelakaan, perbuatan jahat orang lain, pencurian, kebakaran, sambaran petir dan lain-lain yang dapat menimbulkan kerugian pada kendaraan kendaraan tersebut sebagaimana tercantum pada Bab I Pasal 1 PAKBI (Polis Asuransi Kendaraan Bermotor)

Sesuai dengan Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia yang diterbitkan oleh Dewan Asuransi Indonesia

1. Kerugian atau kerusakan pada kendaraan bermotor dan atau kepentingan yang dipertanggungkan yang secara langsung disebabkan oleh :
1.1. tabrakan atau benturan termasuk terbalik, tergelincir, terperosok;
1.2. perbuatan jahat;
1.3. pencurian, termasuk pencurian yang didahului atau disertai atau diikuti dengan kekerasan ataupun ancaman kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362, 363 ayat (3), (4), (5) dan Pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana;

1.4. kebakaran, termasuk :

1.4.1. kebakaran akibat kebakaran benda lain yang berdekatan atau tempat penyimpanan kendaraan bermotor;
1.4.2. kebakaran akibat sambaran petir;
1.4.3. kerusakan karena air dan atau alat-alat lain yang dipergunakan untuk mencegah atau memadamkan kebakaran;
1.4.4. dimusnahkannya seluruh atau sebagian kendaraan bermotor atas perintah yang berwenang dalam upaya pencegahan menjalarnya kebakaran itu.

2. Kerugian atau kerusakan yang disebabkan oleh peristiwa yang tersebut diatas dan akibat kecelakaan alat angkut oleh sebab apapun selama kendaraan diangkut dengan feri dan atau alat penyeberangan lain yang berada di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, untuk tujuan penyeberangan.

3. Biaya wajar yang dikeluarkan oleh Tertanggung, jika terjadi kerugian atau kerusakan akibat risiko yang dijamin, untuk penjagaan, pengangkutan atau penarikan ke bengkel atau tempat lain guna menghindari atau mengurangi kerugian atau kerusakan, setinggi-tingginya sebesar 0,5% (setengah persen) dari harga pertanggungan kendaraan.
Dengan membayar tambahan premi, dapat diperluas dengan jaminan-jaminan lainnya seperti;
a. Tanggung Jawab Pihak ke 3 (Third Party Liability)

Jaminan Perluasan ini memberikan penggantian kepada Tertanggung atas :
1. Tanggung jawab hukum Tertanggung atas kerugian yang diderita pihak ketiga yang berada di luar kendaraan, yang secara langsung disebabkan oleh kendaraan bermotor sebagai akibat risiko yang dijamin Polis, baik yang diselesaikan melalui musyawarah, arbitrase maupun melalui pengadilan, kedua-duanya yang mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Penanggung, meliputi :

1.1. Kerusakan atas harta benda;
2.2. Cedera badan dan atau kematian.

2. Biaya perkara atau biaya bantuan para ahli yang berkaitan dengan tanggung jawab hukum Tertanggung yang terlebih dahulu disetujui oleh Penanggung secara tertulis. Tanggung jawab Penanggung atas biaya tersebut, setinggi-tingginya 10% dari limit pertanggungan tanggung jawab hukum (TJH) kepada pihak ketiga yang tercantum dalam Ikhtisar.

b. Bencana Alam, gempa bumi, letusan gunung berapi, angin topan, badai, tsunami, hujan es, banjir, genangan air, tanah longsor atau gejala geologi atau meteorologi lainnya;
c. Kerusuhan, pemogokan, penghalangan bekerja, tawuran, huru-hara, pembangkitan rakyat, pengambil-alihan kekuasan, revolusi, pemberontakan, kekuatan militer, invasi, perang saudara, perang dan permusuhan, makar, terorisme, sabotase, penjarahan.
Semoga Bermanfaat

suber:  http://asuransimobil-jakarta.blogspot.com/2010/07/apa-yang-di-maksud-asuransi-allrisk.html

 

Klaim Asuransi Mobil

Dapatkan layanan Pick UP Mobil free dan rasakan kenyamanan dalam klaim dan berasuransi . Klaim Asuransi Mobil

Sponsor Anda

Who's Online

We have 19 guests online

Agen Asuransi Mobil Online

Feel free to get in touch with us!
 
M. Hadi WN. ST.
Qualified Insurance Practitioner
Hp.           0815 8415 3838, 0813 840 38848
Direct:     021 – 4030 8 999 - 341 88 999
email:      hwn at asuransikendaraan.net